Kamis, 23 Mei 2019

Demokrasi Liberal

Dirilis : Media Demokratik

Situasi Nasional Pasca-Aksi
People Power 22 Mei 2019

Kekuatan Oposisi hari ini masih lemah, belum mampu mengimbangi kekutan Petahana, terlebih lagi Oposisi hanya sibuk berkoar-koar di Media Sosial, dalam keadaan sehat akalnya, Oposisi tidak menyadari bahwa Media Sosial tentunya dapat di Kendalikan oleh Petahana. Baik Oposisi dan Petahana, di depan mata kita hari ini, kita saksikan bersama bahwasanya, kedua kubu yang haus akan kekuasaan saling unjuk taring menunjukkan kekuatannnya yang kotor apabila di nilai dari sudut pandang Demokrasi. Mengapa Demokrasi kita hari ini kotor, karena Demokrasi kita hari ini adalah Demokrasi Liberal yang sengaja oleh Kapitalisme meng-afiliasi-kannya ke dalam balik layar Pancasila dan UUD'45. Tak kasat mata dan tanpa sadar, inilah Realitas yang terjadi, baik itu di tingkat Sektoral maupun Nasional. Golongan-golongan serta Ormas-ormas bahkan Masyarakat-masyarakat tertentu, dengan Dogma dan Doktrin yang menusuk sampai ke sel-sel sarafnya, mereka turut serta menumbuh suburkan sistem Demokrasi Liberal tersebut. Perebutan kekuasaan di Indonesia sejatinya bukan di dasarkan dan di peruntukkan kepada kepentingan Rakyat, baik itu untuk Kemakmuran ataupun untuk Kesejehteraan. Lebih spesifiknya lagi, apabila kita menilainya dari sudut pandang perjuangan para elit-elit Negara, dengan dalih-dalih perjungan Rakyat, mereka senang menggunakan kekuatan atas nama Rakyat yang tentunya dapat berujung pada Perpecah Belahan antar Rakyat walaupun sejatinya Rakyat itu sendiri membawa kekuatan perjuangan atas nama golongan-golongan atau ormas-ormas tertentu. Apabila Rakyat terus diperalat dalam memperjuangkan kekuasaan elit-elit politik, elit-elit Negara, maka tentunya Negara ini dalam keadaan bahaya dan mencekam. Kedaulatan Politik Negara dapat terancam, perekonomian dapat tersendat, terlebih kepribadian dalam sosial serta budaya dapat ikut serta degradasi. Tenggang rasa antar golongan tidak akan ada lagi, norma-norma kehidupan perlahan akan tergantikan dengan nilai-nilai Demokrasi yang kotor dalam Politiknya. Semoga saja Rakyat selalu dalam Persatuan Nasional dan selalu dalam Kesatuan Berbangsa dan Bernegara.

#Bangun Persatuan Nasional
#Hentikan Imperialisme
#Ganti Haluan Ekonomi
#Menangkan Panacasila

Anhar Ongge
Departemen Pengembangan Organisasi
EK LMND KENDARI

Sumber :

https://mediademokratik.blogspot.com/2019/05/pilpres-2019-usai-demokrasi-kita-belum.html?m=1

Tidak ada komentar:

Posting Komentar